Iksan Skuter ( Shankara )

1440x1440sr (1)

Artist : Iksan Skuter

Genre : Pop

Year : 2015

Label : Barongsai Records

Origin : Malang/Indonesia

 

Iksan Skuter kembali dengan album yang berisi 13 tracks catchy dan easy listening yang diberi judul Shankara.Judul album ini diadopsi dari bahasa sansekerta yang artinya pembawa keberuntungan.Musisi sekaligus aktivis sosial ini mempersembahkan musik pop yang sebenarnya sederhana namun dibalut dengan permainan gitarnya yang asik dan ringan ditelinga.Dengan label Parental Advisory,memang dalam album Shankara ini Iksan Skuter menyampaikan sindiran sindiran satir dan aspirasi rakyat terhadap kehidupan sosial politik khususnya di Indonesia pada saat ini.Suara khas Iksan Skuter yang dipresentasikan dengan petikan gitar yang santai adalah daya tarik album ini.Jika anda menyukai musik Iwan Fals pada era lawasnya,album ini wajib anda apresiasi dan wajib anda catat dalam list rilisan fisik anda

 

 

You can check it on :

 

Cerebral Effusion ( Impulsive Psychopatic Acts )

265550.jpg

Band : Cerebral Effusion

Genre : Brutal Death Metal

Year : 2010

Label : Comatose Music

Origin : Basque Country/Spain

 

Cerebral Effusion…Apa yang anda pikirkan? Album Impulsive Psychopatic Acts (IPA) akan menjawab semua pertanyaan anda.Brutal,barbar,dan tentu saja membuat pegal leher dengan riff riff slammy yang akan membawa anda dalam sensasi musik Brutal Death Metal yang benar benar “pervert”.Cerebral Effusion merupakan representasi musik Brutal Death yang memacu semangat pendengarnya.Permainan twisted sana sini dari sang drummer berpadu dengan riff Brutal duet maut pada posisi gitar.Sang bassis yang merangkap sebagai vokalis juga mempersembahkan vokal guttural disertai beberapa gurgle yang garang khas musik Brutal Death.Sound yang dipresentasikan dalam album ini begitu berat dan menendang telinga.Selain dalam segi musik,hal unik dari album ini adalah pemilihan tema lirik yang cenderung gore namun konyol laksana khayalan anak anak.Overall,album ini merupakan pencapaian terbaik Cerebral Effusion. Jika anda penggemar Brutal Death Metal,rasanya kurang afdol jika anda membenci album IPA ini.

 

 

You can check it on :

Sore (Los Skut Leboys)

FullSizeRender-1240x1785.jpg4f8bdf2efdcb6e2bd4d73614ebfafe31

Band : Sore

Genre : Rock,Indie,Psychedelic Rock,Classic Rock

Year : 2015

Label : Rooftopsound Records

Origin : Indonesia

 

Setelah sukses dengan album kompilasi Sorealist,Band yang terbentuk pada tahun 2002 ini kembali menggebrak dunia musik Indonesia dengan album terbaru mereka yang berjudul  Los Skut Leboys.Title album yang sebenarnya diartikan santai namun berisikan materi padat musik Rock/Classic dibalut elemen Psychedelic dan Chamber Pop yang variatif sesuai dengan ciri khas Sore.Ada pula special edition packaging limited edition 500 kopi yang menambah antusias penggemar Sore untuk mulai menggeliat berburu album ini. Di album ini anda dapat mendengar beberapa bunyi bunyian instrumen tiup dalam yang menambah sendu serta keindahan musik yang mereka presentasikan.Di album ini juga Sore bereksplorasi dengan elemen synth seperti dalam lagu Tatap Berkalam. Mau malas malasan/sendu senduan? Silahkan dengarkan lagu yang berjudul Belajar Untuk Riang.Keseluruhan materi album ini memang patut diacungi jempol.Jika anda menyukai The Beatles,atau punggawa lawas Indonesia seperti Naif,album ini patut dimasukkan dalam list belanja anda.Apalagi,packaging album ini begitu menarik dan berbeda dengan CD album pada umumnya.

 

 

You can check it on :

Vanessa Carlton ( Be Not Nobody)

be-not-nobody-5140c2467cc36.jpg

Artist : Vanessa Carlton

Genre : Pop

Year : 2002

Label : a&m Music

Origin : USA

 

Album kedua songwritter berbakat asal Millford, Pennsylvania Amerika Serikat ini memang layak dimasukkan kedalam playlist andalan untuk anda.Songwritter muda yang bisa dibilang “kesasar” kedunia musik ini membuktikan talentanya dalam bernyanyi.Alunan musik pop yang banyak didominasi dentingan piano menjadi salah satu elemen penting dalam ke-easy listening an album ini.Single pertama dalam promosi album ini kala itu adalah A Thousand Miles yang  sekali lagi melejitkan nama Vanessa Carlton beserta album Keduanya ini.Yang tak kalah penting bahwa single berikutnya yang berjudul Ordinary Day juga sempat menjadi hits dan memperkuat esensi album Be Not Nobody .Jika anda menyukai musik Populer yang easy listening,album kedua dari Vanessa Carlton ini adalah rekomendasi utama bagi anda!

 

 

You can check it on :

Public Menace (The Reign of Brutality)

10856751_811089005637884_875458732197350427_o.jpg

Band : Public Menace

Genre : Hardcore/Metal

Year : 2015

Label : Militia Inc

Origin : Nagoya-shi Aichi/Japan

 

Berasal dari negeri sakura Jepang yang dikenal dengan industri musik mainstream yang luar biasa besar,Public Menace menjadi salah satu indikator pergerakan skena musik keras bawah tanah yang merambah negara tersebut dengan album perdana mereka yang bertitle The Reign of Brutality.Layaknya band Hardcore pada umumnya,Public Menace mengangkat tema lirik kontra sosial dalam kehidupan era modern saat ini.Konten album ini begitu intense dengan ciri khas suara vokal sang vokalis yang begitu garang sebagai pembuktian inilah musik hardcore yang sesungguhnya.Berbeda dari kebanyakan band Hardcore lain yang lebih memilih main aman dengan part part sederhana dan down breakdown disana sini tipikal musik Hardcore masa kini,Public Menace lebih memilih memainkan musik Hardcore yang begitu Garang dicampur dengan sedikit elemen musik Heavy/Thrash Metal.Perpaduan sempurna antara elemen musik Metal dan Hardcore Punk yang akan memancing masa untuk bergerilya ditengah moshpit yang menggila.Sound yang begitu mantap menjadi representasi album ini.Jika anda menyukai musik Hardcore/Metal seperti Terror,Agnostic Front,Hatebreed album ini adalah rekomendasi utama bagi anda!

 

 

you can check it on :

 

Payung Teduh(Dunia Batas)

1440x1440sr.jpg

Band : Payung Teduh

Genre : Pop,Jazz,Folk,Keroncong,Fusion

Year : 2012

Label : Ivy League Music

Origin : Indonesia

 

Payung teduh adalah salah satu dari sekian banyak band yang menambah warna industri musik Indonesia.Berawal dari keisengan 2 founder member dimasa kuliah mereka yang senang nongkrong di kantin sambil memainkan musik,Payung Teduh berubah menjadi proyekan serius yang akan memanjakan telinga anda.Di album kedua mereka yang berjudul Dunia Batas ini,anda akan menemukan aransemen cerdas dari berbagai elemen musik seperti Pop,Jazz,Bahkan musik keroncong yang mereka rangkai menjadi satu kesatuan yang padat nan easy listening.Berbagai intrumen alat musik mereka presentasikan dalam album ini menjadi pembuktian kekreatifan mereka dalam meracik konsep musik.Elemen musik Golden age 60-an sangat terasa kental di album ini. Suara sang vokalis yang sebenarnya “apa adanya” tidak menghilangkan esensi keindahan musik yang mereka sampaikan bahkan malah menjadikan ciri khas tersendiri dari band ini.Dari Charles Mingus,Barry Manillow,hingga Gesang dapat ditemukan dalam album mereka yang satu ini.Album ini banyak berisi konten yang bisa dibilang memorable bagi penggemar setia Payung Teduh seperti lagu Untuk Perempuan Yang Sedang Dipelukan,kemudian Resah yang menjadi salah satu anthem bagi penggemar Payung Teduh disetiap live show mereka.How beautiful this album,tanpa memandang anda tua atau muda yang jelas band ini akan membawa anda dalam eargasm yang memancing anda untuk me-repeat berkali kali. Minum kopi ditengah hujan sambil mendengarkan Payung Teduh adalah rekomendasi untuk anda dalam menikmati hidup!

 

 

 

You can check it on :

Reviled (Hateful and Bloodshed)

FB_IMG_1449628445480

Band : Reviled

Genre : Brutal Death Metal

Year : 2015

Label : Brutalmind Records

Origin : Bali/Indonesia

 

 

Album ini menjadi salah satu pembuktian akan skena musik Death Metal pulau dewata Bali yang patut mendapat perhatian dari penikmat musik global khususnya pecinta musik Death Metal.Potensi band ini sudah terlihat sejak peluncuran promo mereka yang berisikan 2 konten lagu bocoran yang ada di full album mereka.Reviled membawa anda dalam nuansa balas dendam yang berdarah dengan alunan musik yang intense dalam full album pertama mereka yang bertitle Hateful and Bloodshed.Terpengaruh elemen western Death Metal dan sedikit Bandung sound,Reviled menghantam dengan alunan blastbeat yang intense disana sini dipadukan dengan part slammy yang sesuai porsi.Overall this album was the perfect combination between blasty and slammy parts! Berisikan 9 lagu termasuk salah satu lagu cover dari Thrash Metal legendary Slayer yang berjudul Threshold.Menjadi daya tarik tersendiri,Reviled mampu mengcover lagu yang notabene berbeda jalur dengan musik yang mereka usung dengan sangat baik dan easy listening dalam balutan style mereka sendiri.Balas dendam adalah salah satu lagu yang cukup memorable karena anda akan mendengar part breakdown elemen musik hardcore yang dapat mereka presentasikan tanpa menghilangkan esensi kebrutalan musik yang mereka sajikan melalui album ini.Jika anda menyukai musik Brutal/Death Metal seperti Jasad,Condemned,Deeds of Flesh,hingga Disgorge(USA), album ini adalah rekomendasi utama untuk anda.Simpel,namun tertata secara cerdas dibalut dengan esensi kebrutalan yang akan memancing anda untuk menganggukan kepala atau sekedar air drumming.This is highly recommended for all fans of Brutal Death Metal !

 

 

You can check it on :